BERITA Terbaru dari dunia sepak bola - hasil pertandingan Liga-liga Top Dunia, yang tersaji setiap harinya, dan selalu saja menarik untuk di Baca ......Tim Penyaji : Agung-Andy-Mughnii

Senin, 23 November 2009

Prancis - Timnas Prancis

Thierry Henry Berpikir untuk Pensiun dari Timnas Prancis

THIERRY Henry boleh saja mendapatkan dukungan terkait dengan insiden handball di playoff Piala Dunia 2010 pekan lalu (18/11). Bahkan, dukungan datang dari Presiden Prancis Nicolas Sarkozy. Namun, publik sepak bola telanjur sakit hati. Terutama, publik di Liga Primera Spanyol, tempat Henry menjalani karir dua musim terakhir.

Kebencian publik kepada Henry sangat tampak saat dia turun ke lapangan untuk kali pertama setelah insiden memalukan tersebut. Yakni, saat Barcelona melawat ke kandang Athletic Bilbao di San Mames, Minggu dini hari (22/11). Padahal, saat itu dia tampil tidak sampai sepuluh menit. Henry menggantikan Xavi Hernandez pada menit ke-84.

Saat nama Henry diumumkan sebagai pengganti Xavi, suporter Bilbao langsung berteriak mengejek. Sorakan itu berlanjut setiap Henry mendapat bola. Di sisi lain, fans Barcelona terkesan membiarkan. Tak ada pembelaan untuk Henry.

Kontroversi yang makin meluas itu mau tak mau membuat Henry berpikir untuk pensiun dari timnas Prancis. Hal tersebut dia ungkapkan saat wawancara khusus dengan koran terbitan Paris L'Equipe kemarin (23/11).

"Ya, tentu saya memikirkan soal itu (berhenti dari timnas, Red). Ini kali pertama kali terbesit di benak saya sejak Jumat lalu (20/11). Waktu kontroversinya sudah berkembang terlalu jauh. Saya sampai tidak bisa mengikutinya," ucap Henry sebagaimana dikutip Reuters.

Ini bukan kali pertama Henry ingin berhenti. Dia pernah berniat pensiun dari level internasional pada Piala Dunia 2006. Saat itu Prancis gagal merebut juara setelah ditundukkan Italia lewat adu penalti di partai final. Setelah Euro 2008, Henry kembali berpikir untuk gantung sepatu setelah Prancis gagal lolos ke perempat final.

Namun, selalu saja ada yang membuat dia mengurungkan niat. "Setelah Piala Dunia 2006, rasanya terlalu awal. Setelah Euro 2008, saya rasa bukan waktu yang tepat karena ada generasi junior yang membutuhkan bimbingan saya," paparnya.

"Sekarang ini waktu yang tepat. Beberapa hal yang baru saja terjadi memang membuat saya terpuruk. Tapi, saya tidak ingin membuat negara saya ikut terpuruk dengan tetap berada di timnas," lanjut kapten Prancis itu.

Henry mengatakan, ada perbedaan yang sangat besar setelah insiden handball pada laga melawan Republik Irlandia itu. Meski teman-temannya masih mendukung, dia merasakan pandangan yang berbeda dari fans. "Setelah kejadian tersebut dan hari-hari sesudahnya, saya merasa sendirian. Sangat sendirian. Padahal, itu hanya beberapa saat setelah saya meminta publik Prancis dan Federasi Sepak Bola Prancis (FFF) bersatu demi lolosnya Prancis ke Piala Dunia," tandasnya. (na/ca)

Senin, 16 November 2009

Indonesia-Timnas Indonesia

BTN Panggil Budi Sudarsono
JAKARTA - Tim nasional (timnas) Indonesia mendarat di Bandara Soekarno-Hatta kemarin (16/11). Namun, tidak menuju hotel penginapan bersama-sama, Charis Yulianto dkk justru bebas pulang ke rumah masing-masing. Asalkan tepat pukul 21.00 WIB, anak asuh Benny Dolo itu bisa kembali berkumpul.

Charis, Ponaryo Astaman, Maman Abdurahman, dan Mohammad Nasuha pun memilih berpisah dari tim sesampai di Bandara Soekarno-Hatta. Sisanya menggunakan bus menuju tempat penginapan. "Saya bertemu istri lebih dahulu, baru sekitar pukul 20.00 nanti (tadi malam, Red) gabung teman-teman yang lain," ujar Nasuha.

Kebijakan itu diamini Benny Dolo, arsitek timnas. Menurut dia, latihan baru dimulai pagi ini (17/11). Itu pun di lingkungan hotel. Barulah malam nanti para penggawa Merah Putih menjajal lapangan Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) Senayan. Kabarnya, tak hanya 22 pemain yang baru datang dari Kuwait yang bakal turut berlatih. Tapi, Budi Sudarsono juga dipanggil untuk memperkuat lini depan.

Pemanggilan itu terkait dengan kondisi striker Persipura Jayapura Boaz Solossa yang masih dalam masa pemulihan cedera hamstring kiri. Namun, Budi justru belum mendapatkan kabar dari Badan Tim Nasional (BTN). "Saya belum mendapatkan pemanggilan resmi. Tapi, kebetulan saya sedang menuju Jakarta saat ini," ujar pemain Persib Bandung itu.

Budi pun menyatakan siap jika BTN benar menyertakan namanya untuk menghadapi Kuwait pada lanjutan babak kualifikasi grup B Piala Asia 2011 di SUGBK besok (18/11) yang akan disiarkan langsung oleh RCTI pukul 18.30 WIB.

Budi bukanlah nama baru dalam timnas Pra-Piala Asia 2011. Dalam dua laga sebelumnya, kontra Oman dan Australia, pemain berjuluk Ular Piton itu sudah ikut.

Memang, laga keempat Pra-Piala Asia tersebut cukup berat bagi Bendol, sapaan akrab Benny Dolo. "Bagaimana tidak tegang, pertandingan itu akan menjadi langkah terakhir lolos ke putaran final atau tidak," ujar Bendol.

Apalagi, Indonesia sudah ditekuk 1-2 (1-0) saat laga away di Kuwait Sabtu lalu (14/11). "Para pemain Kuwait memiliki kecepatan yang luar biasa. Tapi secara keseluruhan, tak ada yang istimewa dari mereka," jelas pria kelahiran Manado itu.

Optimisme serupa dibawa Markus Horison, penjaga gawang utama timnas. Dia berharap agar rekan-rekannya tak menuai kesalahan yang menguntungkan lawan. "Jangan sampai lini belakang tidak rapi lagi hanya lantaran tidak konsentrasi," tutur Markus.

Namun paling tidak, hasil itu membuat Markus kian optimistis untuk membalas kekalahan atas lawan di kandang sendiri. Hanya, dia tak memungkiri mengalami sedikit kelelahan setelah terbang dari Kuwait ke Jakarta yang memiliki perbedaan waktu 4 jam. "Mudah-mudahan pemain Kuwait yang datang lebih dahulu kondisinya tidak lebih baik," tutur pria berkepala plontos itu. Pemain Arema Malang tersebut mengakui masih sedikit merasa sakit karena beberapa kali sliding yang dilakukan pemain kuawait terhadap dirinya.

Dari kubu lawan, pelatih Kuwait Goran Tugfedzic sudah bisa mengatur performa pemain. Perbedaan cuaca yang sempat dikhawatirkan sebelumnya ternyata tak separah dugaannya. Malah kemarin Bader Almatowaa dkk sudah berlatih di lapangan latihan timnas, kompleks Gelora Bung Karno, Senayan, meski hujan deras mengguyur Jakarta. "Ini seperti latihan rutin kami saat Desember sampai Januari. Selalu penuh hujan," ujar pria asal Serbia itu.

Di antara pemain yang dibawa, hanya Bader dan Walied Jumaah yang tak ikut berhujan-hujan. Walied harus istirahat untuk pemulihan cedera pangkal paha, sedangkan Bader menyatakan masih lelah. "Soal mereka main atau tidak Rabu nanti, tunggu kepastian dari dokter tim besok (hari ini, Red). Sebab, Bader juga punya sedikit masalah dengan hamstring kirinya," tukas Goran.

Namun, Bader optimistis bisa memperkuat timnya besok malam. "Tak perlu takut dengan suporter Indonesia. Mereka juga mengalami persoalan serupa kan waktu menghadapi kami di Kuwait lalu," tukas Bader. (vem/ko)

Argentina - Maradona

Maradona Diskors Dua Bulan dan Denda Rp 230 Juta
ZURICH - Mulutmu harimaumu. Peribahasa itu, tampaknya, tidak dipahami Diego Maradona, pelatih timnas Argentina. Karena lalai menjaga ucapannya, Maradona harus menerima sanksi larangan beraktivitas di sepak bola selama dua bulan.

Mantan pemain Napoli dan Barcelona tersebut juga harus membayar denda 14.800 pounds (sekitar Rp 230 juta, kurs 1 pound=Rp 15.537). Itulah rentetan hukuman yang diberikan FIFA (Federasi Sepak Bola Internasional) kepada Maradona setelah sidang di Zurich, Swiss, kemarin (16/11).

Maradona mengucapkan kata-kata kasar dan tidak pantas setelah laga antara Argentina versus Uruguay di laga pemungkas kualifikasi Piala Dunia 2010 Zona Conmebol 14 Oktober lalu. Laga itu dimenangkan Argentina dengan skor tipis 1-0 dan memastikan langkah mereka menuju putaran final.

Omongan kasar tersebut diulangi Maradona pada sesi konferensi pers. Nah, kata-kata kasar Maradona itu disiarkan langsung televisi. "Isap saja dan tetaplah mengisap," kata Maradona.

Setelah peristiwa itu, Maradona melontarkan pernyataan maaf. "Saya memohon maaf kepada perempuan, ibu saya, perempuan Argentina, perempuan Uruguay, dan seluruh dunia. Namun, hanya mereka, tidak yang lain," ujar Maradona kepada TyC.

Karena ulahnya itu, Maradona harus berhadapan dengan sidang FIFA. Maradona datang di markas FIFA di Zurich sendirian. Maradona telat 50 menit dari jadwal yang ditentukan. Saat dia turun dari mobil, sejumlah orang yang membawa bendera Argentina memberikan dukungan kepada Maradona. Namun, sidang dilaksanakan tertutup.

Sidang berlangsung sekitar 2,5 jam. Setelah sidang, Maradona terlihat keluar dari ruangan dengan mimik muka serius. "Komisi disiplin FIFA menghukum Maradona tidak boleh beraktivitas di sepak bola selama dua bulan," demikian keterangan di situs resmi FIFA.

"Komite disiplin mempertimbangkan permohonan maaf Maradona serta sikap penyesalan yang disampaikannya pada akhir pertemuan. Jika terjadi insiden serupa di kemudian hari, akan ada sanksi lebih berat," lanjut FIFA.

Maradona dianggap melanggar artikel 57 FIFA terkait serangan menggunakan gestur dan bahasa. Sanksi itu berlaku mulai 15 November hingga 15 Januari 2010. Dengan begitu, Maradona tetap bisa menemani Argentina di putaran final Piala Dunia 2010.

Maradona sudah bisa menemani skuad Tango -julukan Argentina- saat menjalani pertandingan persahabatan melawan Jerman di Munchen pada 3 Maret mendatang. (ham/ca)

Minggu, 15 November 2009

Prancis-Piala Dunia

Prancis Jaga Peluang ke PD 2010
0 Rep Irlandia v Prancis 1

DUBLIN - Prancis menjaga peluang lolos ke Piala Dunia (PD) 2010. Hal itu seiring dengan kemenangan 1-0 atas tuan rumah Republik Irlandia pada first leg playoff di Stadion Croke Park, Rata PenuhDublin, kemarin (15/11). Laga kedua bakal dihelat di Stade de France, Paris, Kamis dini hari (19/11).

"Saat ini kami separo jalan menuju PD. Idealnya, kami harus lolos," tegas Raymond Domenech, arsitek Prancis, seperti dilansir AFP. "Yang saya senang dari laga ini adalah kami tidak kebobolan. Irlandia bermain sangat baik sehingga kami harus berhati-hati sepanjang pertandingan," sambungnya.

Irlandia memang lebih banyak mengambil inisiatif serangan, terutama di babak pertama. Tapi, serbuan tuan rumah yang dimotori kapten Robbie Keane gagal membuahkan hasil hingga turun minum.

Pada menit ke-72, Les Bleus -julukan Prancis- mencetak gol meski berbau keberuntungan karena tercipta lewat defleksi (penyimpangan arah). Tendangan striker Nicolas Anelka di kotak penalti mengenai tubuh Sean St Ledger sehingga berbelok arah dan mengecoh kiper Irlandia Shay Given. Keunggulan Prancis bertahan sampai peluit panjang berbunyi.

Hasil tersebut menjadi pukulan telak bagi Irlandia setelah tidak tersentuh kekalahan selama kualifikasi. "Prancis beruntung. Kami tidak akan patah semangat dan tetap berkeyakinan lolos," tandas Keane sebagaimana dilansir The Irish Examiner.

Irlandia kali terakhir berlaga di PD pada edisi 2002 di Korea Selatan dan Jepang. Kala itu The Boys in Green -julukan Irlandia- lolos sampai putaran kedua alias babak 16 besar. Kiprah Irlandia di PD terbilang lumayan. Pada edisi 1994 di Amerika Serikat, mereka lolos ke 16 besar. Sementara pada PD 1990 di Italia, Irlandia bahkan melangkah sampai perempat final.

"PD masih sangat terbuka bagi kami. Kans kami tetap fifty-fifty meski kami defisit satu gol. Di second leg kami akan tampil lebih agresif dan mencetak gol," ucap Giovanni Trapattoni, tactician Irlandia, seperti dikutip Reuters.

Di akhir laga terjadi insiden antara gelandang Prancis Lassana Diarra dan pemain Irlandia Keith Andrews. Keduanya bersitegang karena niat baik Andrews menjabat tangan Lassana tidak berbalas. Pemain Real Madrid itu justru membalikkan badan. "Sikap yang tidak simpatik dari seorang pemain terkenal. Saya terkejut, tapi bukan kebiasaan saya melakukan komplain," tutur Trapattoni tentang Diarra. (dns/ca)
Sumber : Jawa Pos

Selandia Baru-Piala Dunia 2010

Selandia Baru Dapatkan Tiket Piala Dunia 2010
1 Selandia Baru v Bahrain 0

(Selandia Baru menang agregat 1-0)

WELLINGTON - Zona Oceania punya wakil di Piala Dunia 2010. Adalah Selandia Baru yang mendapatkan tiket itu setelah mengalahkan Bahrain pada laga kedua playoff di Stadion Westpac, Wellington, kemarin (14/11). Selandia Baru menang agregat 1-0 karena pada laga pertama di kandang, Bahrain bermain imbang tanpa gol.

Itu sukses kedua Selandia Baru melenggang ke putaran final Piala Dunia setelah edisi 1982 di Spanyol. Striker Rory Fallon menjadi pahlawan Selandia Baru lewat golnya di pengujung babak pertama. Sundulan Fallon memanfaatkan sepak pojok Leo Bartos disambut gemuruh 35.194 penonton di Stadion Westpac. Jumlah penonton itu merupakan yang terbanyak sepanjang sejarah laga home All Whites, julukan Selandia Baru.

''Bola yang bagus dari Leo dan saya hanya meneruskannya di tempat yang tepat,'' ujar Fallon seperti dilansir AFP.

Bahrain memiliki kesempatan membalas ketika wasit Jorge Larrionda asal Uruguay memberi hadiah penalti pada menit ke-51. Itu terjadi setelah Tony Lochead melanggar Abdulla Ismaeel di kotak terlarang. Tapi, kiper tuan rumah Mark Paston berhasil menggagalkan eksekusi Sayed Mohammed Adnan.

''Saya hanya melakukan gerakan dasar dalam menebak arah bola dan ternyata bola bisa berada di tangan saya. Tidak ada ketegangan saat itu," tutur Paston kepada Associated Press.

Paston merupakan salah seorang di antara enam pemain timnas Selandia Baru yang berasal dari klub Wellington Phoenix. Nah, laga kemarin dilangsungkan di kandang mereka.

''Kemenangan ini layak dimiliki anak-anak Wellington. Dukungan penonton sangat luar biasa dan merekalah pemain ke-12 kami. Saya pernah menjalani laga hebat, tapi laga ini lebih daripada sebelumnya," kata Ryan Nelsen, kapten Selandia Baru yang bermain di klub Inggris Blackburn Rovers itu.

Pelatih Selandia Baru Ricki Herbert menjadi sosok spesial di balik sukses tersebut. Dia juga meloloskan Selandia Baru ke Piala Dunia 1982 dengan status sebagai pemain. ''Saya sulit berkata-kata. Seperti mimpi berada di Afsel," ucap pelatih 48 tahun itu kepada Reuters.

Di sisi lain, itu adalah kegagalan kedua Bahrain di playoff Piala Dunia. Pada 2002, Al Ahmar -julukan Bahrain- harus menyerahkan tiket lolos kepada Trinidad & Tobago setelah kalah agregat 1-2. Kegagalan Bahrain membuat Asia tetap diwakili empat negara di Piala Dunia 2010. Yakni, Jepang, Australia, Korea Selatan, dan Korea Utara.

Kekalahan Bahrain tak lepas dari strategi bertahan yang diusung pelatih Milan Macala. Mereka menumpuk enam sampai tujuh pemain di lini tengah dan hanya berharap dari serangan balik. ''Selain tidak beruntung dalam penalti, pemain terganggu hawa dingin," kata pelatih 66 tahun berkebangsaan Republik Ceko itu kepada stuff.co.nz. (dns/ca)

Sabtu, 14 November 2009

Inggris-Tottenham Hotspurs

Pavlyuchenko Ingin Tinggalkan Spurs

image

Moskwa, CyberNews. Penyerang Tottenham Hotspur, Roman Pavlyuchenko, mengatakan ingin meninggalkan klub London utara itu karena ia selalu berada di bangku cadangan selama pertengahan musim pertama, sehingga mengancam keberadaannya di tim nasional Rusia.

Atas pertanyaan apakah ia berencana pergi pada musim transfer Januari mendatang, pemain penyerang itu mengatakan, "Ya, karena tidak bagi saya untuk tetap tinggal dalam situasi sekarang ini."

Pavlyuchenko bergabung dengan klub Liga Utama Inggris tersebut dengan uang transfer 17 juta euro (24,9 juita dolar AS) dari Spartak Moskow Agustus 2008, tetapi mengalami kesulitan untuk menjadi pemain tim inti reguler di musim kedua di White Hart Lane.

"Saya sudah duduk di bangku cadangan selama setengah tahun sekarang ini dan karenanya saya kehilangan tempat saya di tim nasional," katanya seperti dikutip harian olahraga Express, Rabu (11/11).

"Bila kami lolos ke putaran final Piala Dunia (tahun depan), apakah mereka (para pelatih Rusia) memerlukan seorang pemain yang tidak bermain secara reguler? Saya ingin bermain, bukan melakukan pemanasan di bangku cadangan," lanjutnya.

Pelatih Rusia, Guus Hiddink, telah memasukkan Pavlyuchenko dalam skuad 24 pemain untuk pertandingan playoff Piala Dunia melawan Slovenia, tetapi pelatih asal Belanda itu mengisyaratkan bahwa pemain berusia 27 tahun itu bukan lagi merupakan pilihan pertamanya di pertandingan leg pertama di Moskwa hari Sabtu (14/11).

"Segera setelah dua pertandingan melawan Slovenia, saya dan agen saya akan terbang ke London untuk mengadakan perundingan menentukan dengan klub," kata Pavlyuchenko, seraya menambahkan bahwa ia telah menerima beberapa tawaran dari berbagai kluib di Rusia, Jerman, dan Inggris.

"Saya ingin berunding secara langsung (dengan manajemen klub) dan meminta mereka untuk menurunkan bayaran transfer saya."

Atas pertanyaan apakah ia telah berusaha berbicara dengan Manajer Spurs Harry Redknapp tentang situasinya, Pavlyuchenko mengatakan, "Tidak, semua yang kami katakan satu dengan lainnya adalah "Hallo dan Selamat tinggal'".

"Pada awal musim ini manajer mengatakan bahwa ia memerlukan empat pemain penyerang, tetapi kini ia menyatakan bahkan tiga mestinya cukup," tambahnya.

"Karena saya merupakan pemain penyerang keempat di urutan tim, maka itu berarti saya harus pergi secara sukarela," katanya.

(ant/CN13)

Indonesia-Timnas senior

Timnas Senior Siap Hadapi

image

Jakarta, CyberNews. Tim nasional senior Indonesia siap menghadapi tuan rumah Kuwait dalam laga lanjutan kualifikasi Piala Asia 2010 yang akan berlangsung di Stadion Kuwait SC, Sabtu (14/11).

"Kondisi semua pemain baik menjelang laga melawan Kuwait," kata asisten manajer Timnas senior Indonesia Chandra Solehan yang dihubungi dari Kuwait, Jumat (13/11).

Menurut dia, hanya striker Boaz Sallosa yang belum pulih 100 persen. "Hanya Boaz yang masih cedera. Mudah-mudahan hari Sabtu, Boaz bisa diturunkan," katanya.

"Soal susunan pemain belum ditentukan oleh pelatih kepala Benny Dollo, biasanya pelatih akan melihat pagi harinya siapa yang paling siap," kata Chandra yang mantan manajer Persib Bandung ini.

Disinggung soal cuaca di Kuwait, menurut dia, kalau malam cukup dingin dengan 18 hingga 24 derajat selsius sedangkan kalau siang panas dengan 30 hingga 34 derajat selsius.

Timnas yang ditangani Pelatih Benny Dollo sendiri ditargetkan mampu mencuri angka di laga tandang ini. Sebelumnya, tim Merah Putih sempat melaksanakan uji coba melawan tim lokal Salmiya SC berakhir imbang 0-0. Namun pada laga uji coba lainnya melawan Singapura, Timnas kalah 1-3.

Indonesia sendiri baru mengoleksi dua poin dari dua kali pertandingan. Indonesia sebelumnya bermain imbang 0-0 lawan tuan rumah Oman dan imbang tanpa gol saat menjamu Australia di Jakarta.

Benny Dollo akan mengandalkan kiper Markus, Ismed Sofyan, Charis Yulianto, Maman Abdurahman, Isnan ali, Eka Ramdani, Syamsul Chaeruddin, Ponaryo Astaman, Boaz Sallosa , M Ilham dan Bambang Pamungkas. Selain itu ada pemain tengah Firman Utina, Hariono, TA Musafri, Ridwan Saktiawan Sinaga.

Sementara Kuwait yang ditangani pelatih asal Serbia, Goran Tufegdzic, telah mengoleksi tiga poin dari dua kali pertandingan. Mereka mengalahkan Australia 1-0 dan kalah 0-1 lawan Oman. Kuwait sempat melaksanakan satu kali laga uji coba melawan China dengan berakhir 2-2.

Goran mengandalkan Mesard Nada, Badel Al Mutawa, Abdullah Al Buraiki, kiper Nawaf Al Khaldi, Mesaed Al Enezi dan Hamad Al Enezi serta Bader Al Mutwa.

Timnas Senior Indonesia sendiri telah berada di Kuwait sejak Sabtu (7/11) lalu. Timnas akan bertemu tuan rumah Kuwait di laga pertama pada 14 November. Selanjutnya Timnas akan menjamu Kuwait pada 18 November di Jakarta.

Indonesia yang berada di Grup B pada kualifikasi Piala Asia 2011 ini baru mengoleksi dua poin dari dua laga, dan sementara masih berada di dasar klasemen. Sementara Australia di puncak klasemen mengantongi empat poin, disusul Oman (4) dan Kuwait (3).

Hasil dan Klasemen Grup B Kualifikasi Piala Asia:
19 Januari 2009: Oman vs Indonesia 0-0
05 Maret 2009 : Australia vs Kuwait 0-1
28 Januari 2009: Kuwait vs Oman 0-1
Indonesia vs Australia 0-0
14 Oktober 2009: Australia vs Oman 1-0

Klasemen Grup B (main, menang, seri, kalah, selisih gol, poin):
AUSTRALIA 3 1 1 1 1-1 4
OMAN 3 1 1 1 1-1 4
KUWAIT 2 1 0 1 1-1 3
INDONESIA 2 0 2 0 0-0 2

Jadwal pertandingan:

14 November 2009: Kuwait vs Indonesia
Oman vs Australia

18 November 2009 : Indonesia vs Kuwait
06 Januari 2010 : Kuwait vs Australia
Indonesia vs Oman
03 Maret 2010 : Australia vs Indonesia
Oman vs Kuwait

(ant/CN13)